JNE Kupang bersama Pemerintah Kabupaten Kupang mulai menjajaki potensi kolaborasi strategis dalam rangka mendorong penguatan dan transformasi digital pelaku Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) di Kabupaten Kupang. Penjajakan ini difokuskan pada pemanfaatan platform SmartUkm.id sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital.
Pertemuan awal tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, Tim Smart UKM Sam J. Ludji, serta perwakilan JNE Kupang, Harysandi, selaku Head of Sales & Marketing. Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada peluang sinergi antara pemerintah daerah, sektor logistik, dan platform digital.
Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi ini dan menilai langkah tersebut sebagai strategi penting dalam memperkuat ekosistem UMKM di daerah. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Kupang menjadi salah satu wilayah yang diajak berdiskusi dalam rencana pengembangan program inovatif ini.

Sebagai tindak lanjut dari tahap penjajakan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan melakukan proses akurasi dan filtrasi terhadap sejumlah UMKM lokal untuk menentukan unit usaha yang berpotensi menjadi proyek percontohan (pilot project). Salah satu kelompok usaha yang dipertimbangkan adalah “Mama Ana”, yang akan dijadikan model awal untuk mengukur kesiapan sistem digital dan operasional di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kupang juga menekankan bahwa tantangan utama dalam transformasi UMKM tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada perubahan pola pikir (mindset) pelaku usaha. Oleh karena itu, skema kolaborasi yang sedang dibahas mencakup rencana program edukasi dan sharing knowledge guna meningkatkan kesiapan UMKM dalam mengelola usaha secara digital dan berkelanjutan.
Melalui dukungan infrastruktur logistik dari JNE Kupang serta pendekatan ekosistem digital dari SmartUkm.id, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi fondasi transformasi digital UMKM di Kabupaten Kupang. Ke depan, sinergi ini berpotensi menjadikan Kabupaten Kupang sebagai daerah percontohan pengembangan UMKM berbasis digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

